KUNJUNGAN KEMENTRIAN DESA TERTINGGAL DAN TRANSMIGRASI  BERSAMA PMD BULUKUMBA UNTUK MONITORING
DESA  CERDAS

KUNJUNGAN KEMENTRIAN DESA TERTINGGAL DAN TRANSMIGRASI BERSAMA PMD BULUKUMBA UNTUK MONITORING DESA CERDAS

 Jumat, 13 September 2024 Kambuno menjadi tujuan monitoring dan evaluasi oleh Kementrian Desa Tertinggal dan Trasmingrasi. Dalam kunjungan tersebut kader digital tidak hanya dievaluasi tapi peserta pelatihan yang pernah ikut dan kepala desa juga turut menjadi responden. Mereka ditanya tentang manfaat pelatihan dan apa saja yang mereka dapatkan. Kemendes menilai bahwa pilar desa cerdas di desa Kambuno semuanya dijalankan. Selain Tata kelolah yang cerdas Pilar Ekonomi cerdas menjadi pilar yang paling menonjol pasalanya produk UMKM desa Kambuno yang dipasarkan melalui Marketplace digidesa (Aplikasi berbasis Android) menjadi produk unuggulan yang unik dengan nama Ecoenzyme. produk tersebut difermentasi selama 3 bulan dari sisa-sisa sampah rumah tangga seperti kulit buah, sisa sayur, dst. produk ini dinilai ramah lingkungan dan tidak semua orang memikirkannya.

Dalam kunjungan tersebut hadir juga Duta digital Kabupaten Bulukumba Muh.Arif Mustafa, H.Agussalim Ishak, S.Sos. M.si dari dinas Pemberdayaan masyarakat dan desa, duta lainnya yang bertugas di Kabupaten Bulukumba, dan beberapa tokoh lainnya. 

Desa Kambuno yang mempunyai beberapa pelayanan digital seperti pelayanan berbasis Android melalui aplikasi Digidesa, pelayanan IKD (Identitas Kependudukan Digital), pelayanan Adminduk di desa, tersedianya tower Internet, Anjungan digital mandiri, kelengkapan Media sosial, serta dukungan pemerintah desa dan masyarakat menjadikan Kambuno sebagai desa yang sangat diapresiasi oleh Kementrian desa.

Ruang Komunitas Digital Desa Kambuno (RKDD Kambuno) menjadi sorotan atas semua program yang dilaksanakan. “Sejauh ini Kami bersama pemerintah desa terus berinovasi tentang layanan berbasis digital, tapi perlu diketahui bahwa karakter masyarakat desa tentu agak lamban dalam menerima keterbaruan seperti penggunaan aplikasi dan kemajuan teknologi yang mereka anggap susah, jadi sosialisasi menjadi sarana paling efektif untuk kami lakukan setiap saat” ucap kader digital desa Kambuno Akmal Yuhniani.M saat ditemui oleh pihak Kemendes di ruang RKDD desa Kambuno.

Selain itu Kunjungan ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi desa Kambuno karena tidak semua desa dikunjungi oleh Kementrian desa, jadi ini menjadi semangat baru bagi semua pihak di desa Kambuno untuk tetap konsisten menjalankan hal-hal yang berhubungan dengan digitalisasi meski program desa cerdas sudah tidak berjalan lagi.

Terimakasih sudah membaca, cek juga media sosial desa Kambuno disudut bawah