Kunjungan duta digital Kab.Bulukumba ke desa Kambuno

Kunjungan duta digital Kab.Bulukumba ke desa Kambuno

Senin, 11 September 2023 Kunjungan duta digital wilayah kerja kecamatan Bulukumpa-Rilau Ale dalam hal ini Bapak Muhammad Arif Mustafa tiba di desa Kambuno. Kunjungan tersebut adalah untuk kesekian kalinya, beberapa hari yang lalu beliau juga datang tapi dalam acara musyawarah desa di Aula Kantor desa Kambuno. Maksud kunjungan kali ini adalah untuk mengetahui perkembangan RKKD (Ruang Komunitas Digital Desa) di Kambuno. Mengingat progres RKDD disetiap desa yang masuk dalam lokus desa Cerdas harus benar-benar diperhatikan. 

Dalam pertemuan tersebut hadir juga kepada desa Kambuno bapak Syahrullah, Sekretaris BPD desa Kambuno Muhajirin, SH, Fasilitator Payo-payo Bapak Muhammad Harisah, Kader digital desa Kambuno Akmal Yuhniani.M dan beberapa anggota RKDD lainnya yaitu Randi, Adi Kurniawan dan Sinar Wahyuni. 

Banyak hal yang didiskusikan tapi pada hakikatnya program desa cerdas adalah kegiatan paling prioritas. Salah hal yang menarik adalah perlunya sosialisasi terkait penggunaan Anjungan digital desa yaitu aplikasi digidesa. Mengingat penggunaan aplikasi berbasis android milik desa Kambuno tersebut belum pernah disosialisasikan. Menurut Akmal Yuhniani.M selaku pengolah Anjungan yang dipercayakan oleh Pemerintah desa Kambuno masalah paling intim dalam anjungan digital ini adalah jaringan internet di desa Kambuno sangat terbatas. “Saya tidak punya banyak pilihan karena memang jaringan internet di Kambuno sangatlah Lamban, meski usaha pemerintah desa Kambuno mengadakan internet desa beberapa tahun lalu itu tidak berbuah manis seperti kontrak perjanjian sebelum jaringan dibangun”. Jelas bang Akmal sapaan Akrabnya. 

“Jauh sebelum adanya program desa cerdas Kami dipemerintah desa sudah memikirkan hal tentang digitalisasi, dulunya internet di Kambuno belum ada, kami hanya menggunakan modem dan berbagai cara agar tetap bisa menikmati internet, akhirnya datanglah perusahaan penyedia jaringan internet desa di Kambuno. Mendengar argumentasi dan pemecahan masalah soal jaringan dari konsultan mereka tentu kami sangat tertarik dimana mereka siap bekerjasama dengan pemerintah desa Kambuno, Tapi saat ini pihak perusahaan tidak bertanggungjawab dengan apa pernah mereka bahasakan”. Jelas Pak Syahrullah menyikapi masalah internet di desa Kambuno. 

Peran kader dan duta digital dalam pengembangan potensi desa khususnya di desa Kambuno tentu sangat penting merekalah yang bisa merunut akar pemecahan masalah didesa. Tapi pemecahan masalah tersebut tentu butuh kerjasama dari berbagai pihak terutama pemerintah desa itu sendiri. Kader dan duta terus berkoloborasi terutama dalam hal data potensial desa, karena untuk mengetahui maju tidaknya suatu desa tentu berdasarkan data. Selain data banyak hal lain yang perlu dibenahi contoh : regulasi terkait Seni dan Budaya, SOP Pelayanan, Regulasi Pengendalian lingkungan, pemanfaatan sampah, kebijakan pendidikan dan kesehatan serta hal lainnya.

Terimakasih sudah membaca

jangan lupa klik ikon media sosial disudut artikel dibawah ini