PELATIHAN TERNAK KAMBING PEMBUATAN PUPUK KOMPOS DAN POC

PELATIHAN TERNAK KAMBING PEMBUATAN PUPUK KOMPOS DAN POC

PELATIHAN TERNAK KAMBING PEMBUATAN PUPUK KOMPOS DAN POC

Kegiatan ini berlangsung pada tanggal 21/05/2023 yang difasilitasi oleh Payo payo. Kegiatan ini dihadiri oleh 25 orang dari 3 dusun di desa Kambuno. Pemerintah desa sangat merespon positif kegiatan tersebut, selain itu masyarakat sangat antusias mengikuti pelatihan yang berlangsung selam 3 hari. Pihak Payo-payo menyebut pelatihan ini dengan istilah “Sekolah Lapang” dimana peserta bertanya sesuai materi yang dibawakan oleh narasumber. Idris Rewa selaku Narasumber terus menuntun peserta agar tetap bisa beternak nantinya jika program ini selesai. “Jadi Kuharapki bisa beternak setelah selesai ini kegiatan bapak/ibu, bukan semata-mata sampai disini saja, jadi bertanya memang mki kalau ada yang tidak dimengerti terkait masalah Kambing” jelas Idris sapaan akrabnya sambil tersenyum lebar. 

Program ini nantinya akan menjadi kelompok dalam 1 desa yang anggotanya terdiri dari 15 anggota kelompok, Payo-payo  terus mendampingi kegiatan tersebut sampai program dipastikan benar-benar terlaksana dengan baik. Kelompok tersebut juga mendapatkan 25 ekor Kambing betina dan 3 ekor Kambing jantan yang nantinya ditempatkan dalam 1 kandang. Tapi inti dari program ini menurut masyarakat bukan pada bantuan Kambing yang diberikan oleh Payo-payo tapi bagaimana ilmu tersebut bisa diserap oleh peserta. Hal yang sama juga dijelaskan oleh Sekdes Kambuno “Kalau kita fikir kelompok ini sangat susah dijalankan di 1 desa yang anggotanya 15 orang di 3 dusun, manajemennya sulit. Mungkin nantinya kelompok tersebut di dusun Mannyaha dulu setelah berjalan baik tentu Pemdes akan menganggarkan untuk dusun berikutnya jika memang kelompok berjalan baik”. jelas Supran dengan tegas ditengah peserta. 

Berikut foto praktek pembuatan pakan fermentasi ternak Kambing

Kades Kambuno juga sangat Antusias mengikuti acara tersebut. “Saya fikir kita sangat beruntung Payo-payo bisa hadir di Kambuno memberikan ilmu seperti ini yang mungkin desa lain tidak bisa mendapatkannya, meskipun pesertanya dibatasi tapi Insyah Allah kita akan memikirkan bagiamana supaya kegiatan ini terus berkelanjutan supaya semua peternak bisa mengetahui cara seperti ini”  Ucap kepala desa Kambuno Syahrulla dengan tegas.